Tags

Yap!

Pacific Rim adalah judul film terbaru yang baru saya tonton. Film aksi arahan Guillermo del Toro yang sebelumnya juga mengarahkan film Hellboy dan Pan’s Labyrinth ini berkisah tentang perang antara manusia melawan Kaiju, monster raksasa yang datang bukan dari luar angkasa, tapi dari dasar samudra Pasifik. Dan untuk melawan monster raksasa ini, manusia menciptakan robot yang tidak kalah besar untuk melawan mereka, robot yang diberi nama Jaeger.┬áBisa dibilang film ini adalah salah satu film yang paling saya tunggu di pertengahan tahun ini, selain Man of Steel, Lone Ranger, dan Fast Furious 6 tentunya.

Pacific Rim bisa digambarkan dengan 2 kata. Sangat keren! Keren parah! Keren mampus! Bagaimana skala kerennya? Bayangkan film Godzilla (yang Hollywood), digabungkan dengan Transformer, digabungkan dengan penghancuran kota skala Man of Steel. Sebesar itulah skala Pacific Rim. Dan Pacific Rim juga berhasil menggambarkan robot yang betul-betul keren, melawan raksasa yang tidak kalah kerennya juga.

Pada beberapa menit awal film, kita langsung disajikan narasi singkat tentang awal mula munculnya Kaiju (monster raksasa) dan Jaeger (robot buatan manusia), setelah itu, pertempuran antara Kaiju melawan Jaeger. Hanya 5 menit setelah film dimulai! Kita langsung disajikan dengan kerennya Jaeger dengan teknologi untuk mengendalikannya. Dan setelah kita melihat Jaeger di awal film dan berpikir “oh, segini toh skala filmnya. Sip”, Pacific Rim memberikan kejutan dengan Jaeger dan Kaiju selanjutnya. Jaeger dengan tangan 3, Jaeger yang bertempur dengan pedang, dan Kaiju yang punya senjata ledakan elektromagnetis.

Pacific Rim memang intinya adalah Jaeger lawan Kaiju. Robot lawan monster raksasa. Tapi diluar seluruh hal yang maskulin, keras, berotot, teknis, dan keren itu, Pacific Rim juga menyajikan salah tokoh pendukung yang paling cantik dalam sejarah film! Tokoh bernama Mako Mori yang diperankan oleh Rinko Kikuchi (Babel, Norwegian Wood). Kalau ada wanita cantik dengan mata indah, sekaligus tajam, dan bisa memberikan tatapan memelas dengan sangat cantik, aku rasa di dunia ini tidak banyak yang bisa begitu. Dan Rinko Kikuchi adalah salah satu yang dapat terlihat cantik, kuat, berpendirian teguh, dan memelas, dengan sangat baik! Dan dia sangat mirip dengan tokoh utama yang diambil dari game ‘Mirror Edge’.

Pacific Rim memang film aksi, dan skala aksinya sungguh sangat besar, dan layak. Namun Pacific Rim juga tidak lupa untuk menyajikan sedikit unsur komedi di dalamnya. Dan tidak seperti beberapa film aksi Hollywood yang entah kenapa selalu berusaha memasukkan unsur romantika di dalam filmnya, Pacific Rim tidak terjebak dalam skema ini. Mereka menggambarkan hubungan antar tokoh dengan cukup kuat, namun tanpa romantika. That I like! Dengan begitu tidak ada adegan klise seperti saling berjanji bahwa akan kembali dengan mata berkaca-kaca maupun berciuman tanpa alasan yang jelas saat selesai menjalankan suatu misi. Cerdas! Pacific Rim menunjukkan bahwa hubungan antar tokoh dapat dibuat cukup erat tanpa melibatkan romantisme.

Jadi begitulah. Pacific Rim, saat manusia menciptakan monster untuk melawan monster. Film yang seru, keren, lucu, dan keren. Salah satu film aksi Hollywood terbaik yang pernah saya tonton, dan membuat Transformers terlihat layaknya sekumpulan mainan anak-anak.

Dan sebagai penutup, Rinko Kikuchi sebagai Mako Mori.

Cheers,

Rinko Kikuchi is Mako Mori.

About these ads